Friday, May 7, 2010
Cara Membuat D'B Google Search
Thursday, May 6, 2010
Tips Trik Windows XP : Rename dengan DateStamp
Anda seorang googler ? downloader? Jika iya ,tentunya file-file Anda sangat banyak. Misalnya saja kita memiliki file-file yang jumlahnya banyak dan tak teratur alias acak-acakkan . . . .Hal tersebut bisa disembuhkan dengan mengatur satu per satu file-file Anda . . . .Tapi dalam postingan kali ini saya akan membahas bagaimana mengatur file acak-acakan tersebut menjadi rapi dan teratur dengan baik tanpa harus diatur satu per satu.
Caranya adalah membuat Program (Batch Script) dan olahan Registry ShellExtension untuk merapikan/menyusun folder agar tidak berantakan..
Trik yang digunakan adalah me-rename folder dgn tambahan (stempel) tanggal hari itu, jadi akan selalu up-to-date.
Nah, ini tutorialnya :
Caranya adalah membuat Program (Batch Script) dan olahan Registry ShellExtension untuk merapikan/menyusun folder agar tidak berantakan..
Trik yang digunakan adalah me-rename folder dgn tambahan (stempel) tanggal hari itu, jadi akan selalu up-to-date.
Nah, ini tutorialnya :
1. Buka Notepad, Copy Script berikut ini :
2. Save dengan nama DateStamp.bat
Jika ingin download aplikasinya saja, bisa Di Sini
3. Letakkan File tadi di dalam direktori windows (C:\Windows)
4. Buka Regedit :
Untuk menggunakannya, ikuti langkah berikut,
1. Dengan Klik Kanan
Langkah pertama adalah meng-klikkanan folder yg akan direname.
Kemudian pilih menu “Rename w/ DateStamp”.
2. Tulis nama baru untuk folder tersebut
Ketikkan nama baru (nama depan) folder tsb.
Misal kita ketik “Update”, lalu enter.
3. Proses Rename
Jika proses berhasil maka “New Folder” akan berubah menjadi “Update [tanggal sekarang]”
Note : Nah, bagi para pembaca yang ingin mengetahui cara cepat me-rename banyak file hanya satu kali ketik, bisa baca di sini
Selamat Mencoba !
:————————– start script ————————–:
@echo off
mode 40,5
TITLE Rename Folder w/ DateStamp
setlocal ENABLEDELAYEDEXPANSION
set “FOLDER=%~1″
if [!FOLDER!]==[] goto :END
:BEGIN
set /p name=# Rename Folder To :
if not defined name goto :BEGIN
set DateStamp=!Date:/=-!
set DateStamp=!DateStamp: =-!
Ren “!FOLDER!” “!name! [!DateStamp!]“
if errorlevel 1 (
msg %username% /TIME:2 “Failed to Rename ‘!FOLDER!’”
exit
) else (
msg %username% /TIME:2 “‘!FOLDER!’ was Succesfully Renamed”
)
:END
:————————- end of script ————————-:an
@echo off
mode 40,5
TITLE Rename Folder w/ DateStamp
setlocal ENABLEDELAYEDEXPANSION
set “FOLDER=%~1″
if [!FOLDER!]==[] goto :END
:BEGIN
set /p name=# Rename Folder To :
if not defined name goto :BEGIN
set DateStamp=!Date:/=-!
set DateStamp=!DateStamp: =-!
Ren “!FOLDER!” “!name! [!DateStamp!]“
if errorlevel 1 (
msg %username% /TIME:2 “Failed to Rename ‘!FOLDER!’”
exit
) else (
msg %username% /TIME:2 “‘!FOLDER!’ was Succesfully Renamed”
)
:END
:————————- end of script ————————-:an
2. Save dengan nama DateStamp.bat
Jika ingin download aplikasinya saja, bisa Di Sini
3. Letakkan File tadi di dalam direktori windows (C:\Windows)
4. Buka Regedit :
1. Masuk ke HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell
2. Buat subkey baru dengan nama : RWDS
3. Lalu masuk ke HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\RWDS
4. Ganti isi string-nya menjadi : Rename w/ DateStamp
5. Buat lagi subkey baru dengan nama : command
6. Pada Key HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\RWDS\command
7. Ganti isi string-nya menjadi : DateStamp.bat “%1″
Preview :
2. Buat subkey baru dengan nama : RWDS
3. Lalu masuk ke HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\RWDS
4. Ganti isi string-nya menjadi : Rename w/ DateStamp
5. Buat lagi subkey baru dengan nama : command
6. Pada Key HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\RWDS\command
7. Ganti isi string-nya menjadi : DateStamp.bat “%1″
Preview :
Untuk menggunakannya, ikuti langkah berikut,
1. Dengan Klik Kanan
Langkah pertama adalah meng-klikkanan folder yg akan direname.
Kemudian pilih menu “Rename w/ DateStamp”.
2. Tulis nama baru untuk folder tersebut
Ketikkan nama baru (nama depan) folder tsb.
Misal kita ketik “Update”, lalu enter.
3. Proses Rename
Jika proses berhasil maka “New Folder” akan berubah menjadi “Update [tanggal sekarang]”
Note : Nah, bagi para pembaca yang ingin mengetahui cara cepat me-rename banyak file hanya satu kali ketik, bisa baca di sini
Selamat Mencoba !
Labels:
Sunting Software,
Tips Keyboard,
Tips Software
Me-rename Banyak File Hanya Dalam Satu Kali Ketik
Untuk me-rename banyak file Hanya Dalam Satu Kali Ketik sangatlah mudah, begini caranya :
1. Block semua file yang akan di-rename ( Nanti hasilnya, dari file teratas sampai paling bawah secara berurutan akan mempunyai nama file yang sama ,hanya saja ada nomornya)
2. Tekan tombol F2 pada Keyboard (F2 = untuk me-rename)
Maka file pertama akan rename . . .lalu tulislah nama file-nya (misal dalam contoh dituliskan 'files' )
3. Hasilnya : Dari atas sampai bawah , nama sama semua dan setiap urutan files ada nomor urutanya
Baca juga ,Tips Trik Windows XP : Rename dengan DateStamp
Selamat Mencoba !
Disable AutoRun pada FlashDisk
Pada flash disk yang terkena virus biasanya (tidak selalu) terdapat file autorun.info yang di dalamnya terdapat perintah untuk menjalankan program virus. Nah, ketika flash disc tersebut dimasukkan ke drive USB yang fitur autorun-nya tidak di-disable maka secara otomatis Windows akan menjalankan program pada background tanpa adanya konfirmasi kepada user.
Salah satu cara untuk mengurangi resiko terkena virus tersebut adalah dengan mendisable fitur autorun pada drive USB. Ada pun caranya adalah sebagai berikut:
Note: gpedit.msc hanya ada di Windows XP Professional.
Selamat Mencoba !
Salah satu cara untuk mengurangi resiko terkena virus tersebut adalah dengan mendisable fitur autorun pada drive USB. Ada pun caranya adalah sebagai berikut:
- Klik tombol Start – Run.
- Ketik gpedit.msc dan tekan OK.
- Klik pada User Configuration – Administrative Templates – System.
- Klik 2x pada Turn Off Autoplay.
- Klik pada option Enable.
- Pada option Turn off Autoplay on, pilih All drives.
- Klik OK.
- Selesai.
Selamat Mencoba !
Labels:
Tips Darurat,
Tips Flashdisk,
Tutorial Progamming
10 Langkah Untuk Menghemat Energi Pad PC dan Laptop
Ada beberapa tips dan trik untuk menghemat energi pada Komputer/PC dan Laptop
1. Atur pencahayaan dan kontras monitor
Mungkin bagi orang yang awam atau pemula dalam menggunakan komputer, mereka jarang sekali memperhatikan pengaturan monitor mereka. Yang dimaksud dalam hal ini adalah tingkat pencahayaan dan kontras yang diatur terlalu tinggi akan bisa menghabiskan banyak energi. Maka untuk itu anda harus bisa mengatur pencahayaan dan kontras tersebut, untuk mengatur pencahayaan dan kontras monitor tersebut gunakan tombol yang berada di bawah monitor.
2. Matikan monitor
Tips yang ke-dua adalah dengan mematikan monitor, terutama monitor yang jenisnya adalah jenis CRT (Cathode Ray Tubel), karena monitor jenis tersebut lebih banyak mengkonsumsi tenaga listrik. Jadi, jika anda ingin meninggalkan PC tersebut dalam waktu yang lama, sebaiknya matikan monitor anda.
Anda juga dapat menyetting Windows agar secara otomatis langsung mati dalam beberapa waktu tertentu, itu bisa dilakukan dengan cara, klik “Control Panel-Options”. Dalam “Power Options Properties” klik tab “Power Schemes”. Lalu klik tanda panah di bagian “Power Schemes” lalu pilih “Home/Office desk”. Lalu pilih waktu yang diinginkan pada “Turn Off Monitor” dan klik “Apply” dan “OK”.
3. Matikan Hard disk
Meskipun kita tidak sedang melakukan apa pun pada komputer kita, tapi data anda akan selalu dibaca dari hard disk (oleh sistem operasi dan beberapa aplikasi). Karena alasan ini, hard disk hard disk akan terus menerus berputar dan tentu saja ini akan menghabiskan energi. Jika anda ingin meninggalkan PC anda dalam waktu yang lama, maka sebaiknya matikan hard disk PC anda. Pada “Power Options Properties” lalu klik tab “Power Schmes”. Klik tanda panah di bagian “Power Schemes” dan pilih “Home/Off desk”. Kemudian klik “Turn off hard disk” dan pilih waktunya. Lalu klik “Apply” dan “Ok”.
4. Matikan peralatan lainnya
Matikanlah peralatan lainnya seperti, speaker, modem eksternal, scanner, Zip drive dan printer. Karena peralatan itu sangat menghabiskan banyak energi. Seringkali orang meninggalkan peralatan tersebut dalam keadaan aktif, bahkan saat kita sedang keluar dalam waktu yang lama.
5. Mode Hibernate
Mode hibernate ini adalah fasilitas untuk melakukan shut down, tapi tidak menutup atau mematikan aplikasi yang sedang kita buka tadi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara Mode “Hibernate”. Dengan mode ini, isi memory utama (RAM) akan tersimpan dalam hard disk. Cara melakukan mode hibernate adalah sebagai berikut, pada “Power Options” kliklah tab “Hibernate”. Lalu klik kotak dekat “Enable Hibernation”. Klik juga pada tab “Advanced”. Dalam bagian “When I Press the power button” lalu klik tanda panahnya kemudian klik “Hibernate”. Klik “Apply” dan “Ok”. Setelah itu tekan tombol “Power” pada komputer anda. Mode hibernate sudah berfungsi, tekan tombol “Power” sekali lagi, komputer anda akan menyala dan akan otomatis membuka aplikasi yang telah anda buka tadi. Buat tombol hibernate pada Start Menu, baca di sini
6. Mode Standby
Agar bisa menghemat energi, sebaiknya pengaturan monitor dan hard disk berada di bagian yang paling rendah pada mode standby. Jika anda ingin meninggalkan PC sebentar, sebaiknya aktifkan mode standby. Namun yang harus anda ketahui adalah, saat mode standby aktif data-data yang belum anda simpan dapat rusak atau hilang kalau PC anda mengalami kerusakan. Sebaiknya simpan dahulu data atau dokumen anda sebelum anda mengaktifkan mode standby ini. Mode standby dapat dilakukan dengan cara, klik “Start-Turn Off computer” lalu klik “Stanby”.
7. Gunakanlah UPS
Gunakanlah selalu alat UPS, karena alat ini bisa membantu penyelamatan data atau shut down saat terjadi mati listrik. Untuk mengatur peralatan UPS dan mengkonfigurasikan alat tersebut “Power Option Properties” lalu pilih tab UPS. Bagian status dalam tab UPS menampilkan perkiraan jumlah menit yang dapat didukung UPS terhadap PC anda. Sebenarnya banyak cara untuk mengkonfigurasikan UPS, namun hal ini tergantung dari model dan kapasitas UPS yang digunakan.
8. Baterai Laptop
Jika anda men-charge baterai laptop, pastikan proses charge-nya selesai. Karena proses charge yang dilakukan setengah-setengah lalu dilanjutkan kembali, itu malah akan menghabiskan banyak energi. Jika anda ingin berpergian, sebaiknya bawa selalu baterai tambaha. Untuk menghemat pemakaian baterai. Anda bisa memanfaatkan feature Hibernate/Suspended atau gunakan soket listrik yang dihubungkan ke stopkontak. Untuk membuat shortcut hibernate pada desktop, baca di sini.
9. Port USB
Jika saat anda menggunaka laptop dan saat itu anda memasukkan salah satu ke port USB di laptop, sebaiknya kalau sudah selesai langsung dilepaskan saja. Karena peralatan yang masih tertancap di port USB, itu juga dapat menghabiskan tenaga pada PC atau laptop anda. Sebaiknya lepaskan alat tersebut bila pemakainnya dirasa sudah cukup.
10. Skema Pemakaian Energi Laptop
Biasanya produsen-produsen laptop juga menyertakan feature dan software power management. Software ini sangat berguna sekali bagi para konsumen laptop, karena software ini mampu mengatur pemakaian baterai dan daya listrik yang sedang digunakan. Di software ini ada beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk mengetahui beban hard disk dan energi lain yang sedang digunakan oleh laptop. Di antaranya mengetahui kecepatan prosessor atau pencahayaan monitor yang tepat untuk dapat menghemat baterai. Software ini sekaligus dapat menjadi pengawas bagi kita dalam menggunakan laptop.
membuka folder tanpa aplikasi
Artikel kali ini akan membahas cara membuka dan mengunci folder tanpa aplikasi
Tutorialnya, sebagai berikut:
1. Buka Notepad dan ketik baris di bawah ini:
ren test.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} test
Note : Tulisan test (merah ) adalah folder yang diproteksi ,ganti dengan folder Anda sendiri
2. Simpan file tersebut sebagai file bat.
isikan seperti gambar di bawah, ( kata Unlock ganti dengan nama file Anda sendiri, terserah, intinya adalah nama file untuk membuka Folder yang terkunci)
3. save
ren test.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} test
Note : Tulisan test (merah ) adalah folder yang diproteksi ,ganti dengan folder Anda sendiri
2. Simpan file tersebut sebagai file bat.
isikan seperti gambar di bawah, ( kata Unlock ganti dengan nama file Anda sendiri, terserah, intinya adalah nama file untuk membuka Folder yang terkunci)
3. save
Note : Untuk membuka File yg terkunci Folder Access, klik 2 kali pada file bat yg tadi dibuat, Sebaliknya, untuk membuat Foldernya terkunci lagi, Anda bisa baca di sini
Kalau Anda menjalankan tips di atas dengan benar maka folder yang tadinya terproteksi sekarang dapat Anda buka tanpa harus memasukkan password.
(Ingat !, masing-masing file bacth yang untuk mengunci dan yang untuk membuka harus diletakkan di tempat yang sama, tetapi tidak harus di tempat dimana folder yang terkunci diletakkan )
Selamat mencoba.
Membuat Folder Agar Terkunci, Tanpa Aplikasi
Kadang orang tak sadar kalau isi dalam foldernya dapat dicuri begitu saja tanpa sepengetahuan dirinya. Namun. semenjak perkembangan zaman, diciptakan pula teknologi-teknologi untuk membuat folder menjadi terkunci.
Pada postingan kali ini saya akan menunjukkan tutorial untuk membuat Folder agar terkunci, tanpa aplikasi tentunya
Ikuti tutorial berikut ini :
(Ingat !, masing-masing file bacth yang untuk mengunci dan yang untuk membuka harus diletakkan di tempat yang sama, tetapi tidak harus di tempat dimana folder yang terkunci diletakkan )
Selamat Mencoba !
Pada postingan kali ini saya akan menunjukkan tutorial untuk membuat Folder agar terkunci, tanpa aplikasi tentunya
Ikuti tutorial berikut ini :
1. Buka notepad, masukkan text ini :
Note : Pada gambar, dimisalkan nama file saya adalah xx, jadi ditulisnya seperti ini,
ren xx xx.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} xx
2. Simpan dengan Save As, lalu ikuti seperti gambar di bawah,
Note : ganti text unlock dengan nama file Anda (misalnya kunci, lock, atau apalah . . . .intinya nama file untuk mengunci folder
3. Nah, untuk mulai mengunci, foldernya, klik 2 kali pada file bat tersebut.
4. Tutorial di atas adalah untuk mengunci folder saja, nah, kalau cara membuat file untuk membukanya ,baca di sini
ren test test. {21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} test
( ganti test dengan nama folder yang akan dikunci )Note : Pada gambar, dimisalkan nama file saya adalah xx, jadi ditulisnya seperti ini,
ren xx xx.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} xx
2. Simpan dengan Save As, lalu ikuti seperti gambar di bawah,
Note : ganti text unlock dengan nama file Anda (misalnya kunci, lock, atau apalah . . . .intinya nama file untuk mengunci folder
3. Nah, untuk mulai mengunci, foldernya, klik 2 kali pada file bat tersebut.
4. Tutorial di atas adalah untuk mengunci folder saja, nah, kalau cara membuat file untuk membukanya ,baca di sini
(Ingat !, masing-masing file bacth yang untuk mengunci dan yang untuk membuka harus diletakkan di tempat yang sama, tetapi tidak harus di tempat dimana folder yang terkunci diletakkan )
Selamat Mencoba !
Subscribe to:
Posts (Atom)